Contoh Simbiosis Parasitisme

6 min read

contoh simbiosis parasitisme

Contoh simbiosis parasitisme – Seperti yang kita ketahui simbiosis merupakan hubungan ketergantungan dari dua jenis makhluk hidup yang berbeda jenis maupun sama baik itu saling menguntungkan (mutualisme), merugikan satu pihak (parasitisme), dan merugikan satu pihak namun pihak lainnya tidak di untungkan maupun di rugikan (komensalisme).

Pada setiap ekosistem yang ada pasti selalu ada parasit. Sedangkan pengertian dari parasit adalah organisme yang hidup dari organisme hidup lainnya.

Pada umumnya parasit tidak mencoba membunuh inangnya, karena tanpa ada inang parasit juga tidak akan bisa bertahan hidup.

Namun, dalam beberapa kasus, perilaku parasit dapat membunuh inang, atau memperkenalkan patogen yang dapat membunuh hewan inang, sehingga pengobatan menjadi penting saat infestasi ditemukan.

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas lebih spesifik seputar contoh simbiosis parasitisme yang umum banyak di temukan di kehidupan sehari-hari. Untuk pembahasan selengkapnya simak ulasan berikut.

Pengertian Simbiosis Parasitisme

Definisi simbiosis parasitisme adalah hubungan ketergantungan antara 2 makhluk hidup yang mana hanya menguntungkan satu pihak saja dan merugikan lainnya.

Biasanya simbiosis parasitisme erat kaitannya dengan organisme parasait seperti cacing, nyamuk, benalu, jamur, bakteri dan lain sebagainya.

Organisme parasit ini biasanya akan tinggal sebagai “parasit” pengganggu di tubuh organisme lainnya dan tentu saja merugikan organisme yang menjadi inangnya atau tidak memberikan keuntungan apapun pada organisme yang menjadi inangnya.

Contoh Simbiosis Parasitisme

Berikut ini Merupakan beberapa contoh contoh simbiosis parasitisme yang bisa fatasama rangkum untuk kalian.

Pada contohnya kita akan mengelompokkannya menjadi tiga kelompok simbiosis parasitisme pada manusia, hewan dan tumbuhan.

Contoh Simbiosis Parasitisme Pada Manusia

Manusia dan Nyamuk

contoh simbiosis parasitisme

Contoh simbiosis parasitisme yang sangat umum adalah hubungan antara manusia dengan nyamuk.

Nyamuk di untungkan karena menghisap darah manusia lainnya untuk berkembang biak.

Ternyata serangga mungil penghisap darah ini menjadi kabar buruk untuk kita para manusia.

Selain merugikan manusia dengan menghisap darah manusia mereka juga sangat merugikan karena juga membawa bakteri penyebab penyakit seperti demam berdarah, malaria maupun cikungunya.

Manusia dan Scabies

scabies
hellosehat.com

Jenis tungau Sarcoptes scabiei dan kulit manusia menjadi contoh simbiosis parasitisme berikutnya.

Jenis tungau yang satu ini idup di kulit manusia dan menjadikan kulit manusia terkena penyakit kudis atau istilah lainnya adalah scabies.

Scabies juga merupakan salah satu jenis penyakit kulit yang menular yang umumnya banyak terjadi di lingkungan padat penduduk yang kurang bersih.

Penderitanya akan merasakan gatal-gatal dan ruam di sekujur tubuhnya. Sangat merugikan sekali bukan.

Manusia dan Cacing Pita

cacing pita, contoh simbiosis parasitisme
Youtube/Natural Cures

Contoh dari simbiosis parasitisme lainnya adalah hubungan antara Manusia dan Cacing pita. Interaksi keduanya jelas sekali hanya merugikan satu pihak saja aitu manusia. Mengapa demikian?

Cacing pita hidup sebagai parasit dalam tubuh organisme lainnya. Pada tubuh Manusia ia hidup di saluran penceranaan manusia dan mencuri sari-sari makanan dari tubuh manusia.

Cacing pita juga bisa di temukan pada jenis organisme lainnya seperti babi, serta sapi.

Manusia dan Cacing Lainnya

Hubungan simbiosis parasitisme lainnya antara manusia dengan jenis cacing lainnya sepert cacing gelang, cacing kremi, cacing kulit dan jenis cacing lainnya sudah barang tentu sangat merugikan Manusia.

Keberadaanya dalam tubuh manusia adalah sebagai pengganggu atau pencuri dari nutrisi yang sudah di serap oleh tubuh yang bisa menyebabkan kekurangan gizi sera peningkatan resiko penyakit serta infeksi.

Manusia dan Kutu Rambut

contoh simbiosis parasitisme, manusia dan kutu rambut

Manusia dan kutu merupakan contoh simbiosis parasitisme yang sering kita lihat banyak terjadi di kehidupan sehari-hari.

Pada manusia biasanya kutu menyerang pada bagian kepala yang mana biasanya akan menimbulkan rasa gatal yang menyebalkan.

Mereka akan bertelur pada rambut manusia dan menghisap darah di kepala manusia.

Kutu di untungkan karena mendapatkan makanan dan tempat tinggal sedangkan manusia di rugikan karena kehadiran kutu menyebabkan rasa gatal yang membuat kurang nyaman.

Manusia dan Jamur Kulit (Panu)

penyakit panu

Contoh simbiosis parasitisme pada manusia berikutnya adalah Panu.

Panu di sebabkan oleh perkembangan jamur di permukaan kulit manusia yang di sebabkan oleh menurunnya sistem kekebalan tubuh, namun bisa juga di karenakan faktor lainnya seperti keringat yang berlebih, maupun kulit yang berminyak.

Infeksi jamur yang satu ini biasanya banya menyerang bagian tubuh seperti leher, punggung, perut,serta lengan atas.

Adanya panu pada kulit manusia bisa menyebabkan rasa kurang nyaman pada permukaan kulit dan menimbulkan rasa kurang percaya diri jika yang terkena adalah pada bagian yang nampak.

Tikus dan Petani

contoh simbiosis parasitisme, manusia dan kutu rambut
wikipedia.org

Bagi petani tikus adalah musuh alami karena sudah barang tentu petani menggarap sawah pasti tikus juga ada dan manjadi hama yang merusak tanaman di sawah.

Ini juga yang menjadi salah satu contoh dari simbiosis parasitisme, petani di rugikan karena tanamannya rusak sedangkan tikus di untungkan karena mendapatkan makanan dari tanaman petani.

Selain itu dengan kehadiran tikus yang menjadi hama di sawah bisa menyebabkan penurunan pada hasil panen jika tidak segera di basmi.

Contoh Simbiosis Parasitisme Pada Hewan

Binatang dan Kutu

Hubungan antara binatang mamalia lainnya dan kutu sama halnya juga dengan manusia.

Kutu menjadikan hampir seluruh spesies hewan mamalia sebagai rumah mereka, termasuk manusia juga. Kutu umumnya bertindak lebih sebagai pemakan bangkai pada inangnya, memakan sel kulit mati.

Namun, beberapa jenis kutu memakan darah atau cairan sebaceous, yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi inang yang di hinggapinya.

Tawon Elang dan Laba-Laba Tarantula

Mungkin dari sekian jenis contoh simbiosis parasitisme ini yang jarang Anda kentahui.

Tawon Elang atau yang di kenal juga dengan sebutan tawon pemangsa tarantula ini menjadi salah satu contoh simbiosis parasistisme yang cukup mengerikan.

Di mana jenis tawon ini akan memangsa laba-laba tarantula lalu kemudian menanamkan telurnya di dalam tubuh laba-laba tarantula yang masih “hidup”

Kemudian telurnya akan menetas dan bayi tawon yang ada di dalam tubuh Laba-laba Tarantula akan memakan tubuh bagian dalam tarantula perlahan dan tidak sampai pada bagai vital sehingga Tarantula akan mengalami kematian yang cukup tragis.

Setelah beberapa minggu larva tawon Elang ini menjadi semakin besar dan keluar dari perut laba-laba setelah menghabiskan isi perutnya dan meneruskan siklus hidupnya.

Cacing Hati dan Sapi

Cacing hati (Fasciola sp) pada hewan ternak seperti sapi biasany abanyak di remehkan oleh para peternak meskipun presentase tingkat kematian karenanya cukup kecil namun dampak lainnya seperti kerugian ekonomi yang akan di timbulkan sangat besar.

Dengan adanya cacing hati pada sapi akan menyebabkan sapi mengalami penurunan berat badan, penurunan kualitas daging, penurunan produktifitas kerja sapi, penurunan produksi susu pada sapi perah atau yang lebih buruk dari itu adalah penularan pada manusia dan kematian.

Sangat merugikan sekali bukan.

Lalat dan Buah

Contoh simbiosis parasitisme yang bisa kita temukan di lingkungan sekitar kita adalah hungan antara lalat dan buah.

Lalat di sini adalah jenis lalat buah yang mana keberadaaannya bisa menyebabkan buah-buahan mejadi busuk.

Sedangkan lalat buah di untungkan karena bisa berkembang biak di dalam buah yang di hinggapinya.

Lintah dan Organisme Lainya

Lintah merupakan organisme parasit penghisap darah yang biasanya bisa di temui banyak hidup di ekosistem lembab dan basah seperti lumpur rawa, serta sungai.

Beberapa jenis nya ada yang mengkonsumsi darah dari organisme lainnya sebagai makanannya.

Biasanya lintah menyerang magsanya yang sedang mandi di sungai maupun orang yang menjelajahi hutan serta rawa.

Biasanya pada tempat bekas gigitan lintah akan terus megalirkan darah yang di sebabkan air liur lintah mengandung zat yang dapat mencegah terjadinya pembekuan darah pada mangsanya serta pembiusan pada area luka.

Itulah mengapa jika kita di gigit oleh lintah tidak akan terasa.

Meski lintah termasuk ke dalam organisme parasit namun lintah ternyata juga memiliki keunggulan lainya untuk di manfaatkan untuk keperluan medis.

Ikan Paus dan Teritip

simbiosis parasitisme

Teritip merupakan makhluk hidup yang memiliki bentuk fisik seperti karang yang banyak di temui hidup di perairan dangkal.

Teritip juga banyak di tumkan menempel pada kepiting, paus, lobster dan seluruh spesies yang memiliki cangkang. Teritip banyak juga menempel pada dasar kapal maupun kaki kaki pada dermaga.

Simbiosis parasitisme antara paus dan teritip adalah teritip mendapatkan tempat tinggal sementara permukaan kulit paus akan terlihat kotor tertutup oleh banyaknya teritip.

Timun Laut dan Ikan Pearl

Hubungan antara kedua jenis makhluk hidup ini menguntungkan satu pihak saja dan merugikan lainnya (parasitisme).

Ikan pearl biasanya hidup dalam membran pernapasan atau kloaka timun laut. Caranya yaitu dengan masuk melalui anus kemudian menuju kloaka. Siapakah yang akan diuntungkan?

Yang diuntungkan hanyalah ikan pearl, karena begitu sampai kloak timun laut ikan pearl akan memakan jaringan dan gonad dari timun laut. Sementara timun laut akan dirugikan dengan keberadaan ikan pearl dalam tubuhnya.

Kelalawar Vampir dan Hewan Mamalia

contoh simbiosis parasitisme
nytimes.com

Jenis kelalawar vampir ini di ketahui suka menghisap darah dari hewan ternak, meski begitu darah yang di ambil tidak banyak.

Layaknya lintah air liur dari kelalawar vampir mencegah pembekuan darah dari mangsanya.

Meski menghisap darah hewan ternak saja bukan berarti dia juga tidak suka dengan darah manuisia. So hati-hati.

Karena kerugian yang di derita bukan hanya karena kehilangan darah saja, namun juga bekas gigitannya yang bisa menyebabkan penyakit lainnya seperti rabies dan lain sebagainya.

Jika Anda tergigit segeralah mengunjungi klinik kesehatan terdekat untuk memberikan penanganan yang tepat sebelum terjadi hal-hal yang buruk jika terlambat.

Contoh Simbiosis Parasitisme Tumbuhan

Tumbuhan dan Benalu

Benalu merupakan jenis tanaman parasit yang biasanya hidup menempel pada tumbuhan lainnya yang menjadi induk.

Hubungan tari benalu dan tumbuhan yang menjadi induk sangat merugikan induknya karena benalu menempel pada tumbuhan induk dan mencuri makanan dari inangnya karena benalu tidak memiliki akar.

benalu di untungkan karena mendapatkan tempat tinggal dan makanan dari inangnya sedangkan inangnya mengalami keterlambatan proses pertumbuhan di karenakan pencurian sari-sari makanan oleh benalu.

Tali Putri dan Tumbuhan Inangnya

Tali putri merupakan contoh jenis tumbuhan lainnya yang menjadi parasit bagi tumbuhan yang di hinggapinya.

Sebagai tumbuhan parasit tali putri bergantung sepenuhnya dengan mencuri makanan atau nutrisi dalam tubuh tanaman induknya.

Ini jelas menguntungkan Tali putri karena mendapatkan makanan sedangkan tumbuhan inangnya kehilangan nutrisi.

Tumbuhan dan Kutu Daun

contoh simbiosis parasitisme

Kutu daun pada tumbuhan sejatinya menjadi hama pada tumbuhan yang di hinggapinya, sehingga hubungan keduanya termasuk kedalam simbiosis parasitisme.

Mengapa demikian? Kutu daun menyerang tunas juga tunas muda dan menghisap cairan pada bagain tanaman yang di serang yang akibatnya adalah daun muda yang di hisap menggulung dan menguning.

Padi dan Rumput Teki

Jenis simbiosis yang terjadi pada tumbuhan padi dan rumput adalah salah satu contoh dari simbiosis parasitisme.

Rumput teki merupakan salah satu jenis tumbuhan gulma yang biasa tumbuh di sekeliling tanaman padi.

Lalu mengapa keberadaan rumput teki di sekeliling padi merugikannya?

Rerumputan yang  tumbuh di sekeliling padi akan berebutan mendapatkan makanan jika di biarkan tmbuh dalam jumlah besar dan tidak di kendalikan denga obat pembasmi hama.

Alang-alang dan Padi

Tanaman alang-alang biasa juga tumbuh di sekitar padi atau jenis tanaman prodiksi lainnya.

Alang -alang juga memiliki tingkat regenerasi yang cepat serta tingkat adaptasi yang sangat baik pada lingkungan.

Lalu yang membuatnya menjadi sangat menggangu padi atau tanaman produksi lainnya adalah karena cetapnya tingkat regenerasinya sehingga bisa menghambat pertumbuhan dari tumbuhan utama.

Tanaman alang-alang juga memiliki zat alelopati pada rimpang akarnya yang menjadi pengganggu pertumbuhan tanaman lainnya.

Bunga Raflesia Arnoldi dan Inangnya

contoh simbiosis parasitisme

Contoh lainnya dari simbiosis parasitisme adalah bunga Raflesia dan tumbuhan induknya.

Raflesia mendapat keuntungan dengan tumbuh menempel pada tumbuhan inangnya dan mencuri nutrisi dari tumbuhan induknya. Sedangkan tumbuhan induknya di rugikan karena hal tersebut.

Penutup

Cukup sekian pembahasan mengenai contoh-contoh simbiosis parasitisme yang bisa fatasama rangkumkan untuk kalian berikut penjelasannya.

Artikel ini di buat bertujuan untuk memperkaya wawasan seputar simbiosis parasitisme dan contohnya. Penulisannya juga masih jauh dari kata sempurna.

Jika mungkin dari isinya ada yang perlu untuk di revisi tinggalkan komen di bawah. Terimaksiah sudah berkenan berkunjung, semoga bermanfaat sampai jumpa pada pembahasan berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.