Jenis Ikan Koi

7 min read

jenis ikan koi

Jenis Ikan Koi – Ikan Koi merupakan salah satu jenis ikan yang banyak di pelihara sebagai ikan hias, di kolam-kolam rumah kita.

Istilah kata “Koi” berasal dari bahasa Jepang yang berarti “ikan mas”. Ikan-ikan ini awalnya di pelihara hanya untuk di jadikan sebagai konsumsi saja.

Namun, ketika mereka memperhatikan bahwa beberapa ikan mengalami mutasi warna (memiliki corak warna yang unik) mereka memutuskan untuk memelihara ikan dan terus membudidayakan.

Di Negara Jepang, ikan koi melambangkan kekayaan, cinta, kesuksesan  dan keberuntungan.

Ikan Koi

jenis ikan koi

Koi adalah jenis ikan air dingin dan berasal dari Eropa Tengah dan Asia Timur. Mereka lebih memiliki ketahanan fisik yang lebih baik dan sangat mudah beradaptasi dengan ekosistem baru.

Ikan koi dan ikan mas memiliki nenek moyang yang sama, yaitu ikan mas. Mereka memiliki kesamaan dengan beberapa varietas Goldfish seperti Common Goldfish dan Comet Goldfish. Mereka dapat memiliki bentuk dan warna tubuh yang serupa.

Hal ini membuat sulit untuk membedakan antara keduanya. Salah satu hal yang bisa membedakan ikan mas dan ikan koi adalah adanya barel yang menonjol di bibir.

Karena warnanya yang cerah, mereka mudah diperhatikan oleh berbagai pemangsa ikan yang melahap seperti Bangau, Ikan King, rakun, kucing, dan landak, dan lain sebagainya.

Untuk mengurangi hal ini, peternak ikan Koi sering menggunakan kolam yang terlalu dalam untuk bangau dan membangun penghalang di sekitar kolam koi yang terlalu tinggi untuk dilintasi oleh mamalia.

Ikan koi juga peka terhadap sinar matahari. Mereka dapat dengan mudah terbakar sinar matahari, sehingga memberikan naungan yang memadai adalah penting.

Ikan koi jinak di alam, dan hanya bisa dibesarkan dengan jenis ikan yang juga jinak. Dalam kondisi ideal mulai dari oksigen, dan suhu yang memadai, ikan koi dapat tumbuh sampai dengan 2 cm per bulan.

Ikan Koi domestik mampu tumbuh hingga sekitar 15 inci panjang sedangkan Koi Jepang dapat tumbuh hingga sekitar 30 inci panjangnya.

Ikan koi merupakan termasuk hewan omnivora dan mereka bukan tipe hewan yang pilih-pilih makanan. Mereka siap mengkonsumsi berbagai macam-macam makanan seperti nasi, irisan jeruk, anggur, semangka, bawang putih, brokoli, dan selada.

Mereka juga akan memakan serangga dan siput di kolam, tapi jika kalian nggak mau repot kalian bisa membeli makanan ikan yang banyak di jual di petshop.

Ada banyak pilihan makanan yang tersedia di pasaran saat ini. Misalnya, ada pakan koi yang di buat untuk memperbesar tubuh atau pakan yang dirancang khusus untuk memunculkan warna-warna indah.

Jenis Ikan Koi

jenis ikan koi
pinterest

Dari yang sudah di ketahui ada beberapa jenis ikan koi, namun seiring berjalannya waktu. Jumlah varietas ikan koi terus bertambah. Apa saja jenis-jenis ikan koi, langsung aja skrol ke bawah.

  • Kohaku
  • Taisho Sanke
  • Showa Sanshoku
  • Shiro Bekko
  • Tancho
  • Utsurimono
  • Asagi
  • Shusui
  • Koromo
  • Kawarimono
  • Ogon
  • Hikarimoyomono
  • Hikari-Utsurimono
  • Kinginrin
  • Tancho
  • Shiro Utsuri
  • Hi Utsuri
  • Ki Utsuri
  • Matsuba
  • Platinum Ogon
  • Yamabuki Ogon
  • Kujaku
  • Hariwake
  • Kikusui
  • Kumonryu
  • Beni Kumonryu
  • Chagoi
  • Soragoi
  • Ochiba Shigure
  • Goshiki
  • Kikokuryu
  • Kin Kikokuryu

Fakta Ikan Koi

jenis ikan koi

  • Ikan koi dapat hidup hingga 70 tahun atau lebih, menjadikannya hewan peliharaan seumur hidup.
  • Ikan koi sangat cerdas. Mereka dapat dilatih untuk mengambil makanan dari tangan seseorang dan dapat mengenali orang yang memberinya makan secara teratur.
  • Ikan Koi awalnya dibawa ke Jepang sebagai sumber makanan
  • Ikan koi adalah keturunan dari ikan gurame yang sangat mudah beradaptasi sehingga dapat ditemukan di seluruh dunia.
  • Ikan Koi menjadi perhatian dunia setelah satu diberikan kepada kaisar Jepang sebagai hadiah pada tahun 1914 untuk menghiasi lebih banyak istana kekaisaran.
  • Ikan koi dan ikan mas adalah sepupu jauh karena keduanya layak dari ikan mas, tetapi ikan mas muncul jauh sebelum ikan koi melakukannya.
  • Ikan koi adalah omnivora yang akan memakan apa saja yang Anda berikan kepada mereka termasuk selada dan semangka.
  • Ikan koi sebenarnya bisa mendapatkan luka bakar matahari jadi pastikan mereka memiliki naungan di hari-hari yang cerah.
  • Ikan koi tidak hanya terlihat terbaik dalam kelompok, mereka juga menikmati ikan koi lain di sekitarnya. Pastikan untuk tetap mengawasi jika Anda memasukkan jenis ikan lain ke dalam kolam Anda karena koi telah diketahui mengganggu pasangan tambak non-koi.
  • Ikan koi tertua yang pernah ada adalah koi bernama Hanako lahir pada tahun 1791 dan tidak mati sampai tahun 1977 yang berarti dia hidup selama 226 tahun.
  • Ikan koi melambangkan kegigihan, kebulatan tekad, kekayaan, kesuksesan, dan nasib baik
  • Warna-warna cemerlang ikan Koi membuatnya lebih sulit bagi mereka untuk bertahan hidup karena menarik predator seperti kucing, burung pemangsa, dan rakun.
  • Ikan koi betina dapat bertelur sebanyak 50.000 telur selama satu musim kawin yang setengahnya akan menetas jika tidak cenderung.

Cara Budidaya Ikan Koi Untuk Pemula

jenis ikan koi

Di bawah ini merupakan cara yang bisa kita lakukan untuk (khususnya untuk kita para pemula) membudidayakan ikan koi untuk pemula.

Memilih Indukan Yang Berkualitas

Langkah pertama adalah memilih indukan yang berkualitas. Di sini indukan berperan penting dalam budidaya ikan koi. Indukan dengan gen yang bagus akan menghasilkan keturunan yang bagus pula.

Jika sulit menemukan indukan yang baik, kalian dapat meminjamnya dari para pecinta ikan koi yang memelihara ikan ini dalam waktu lama.

Pecinta koi biasanya mengoleksi ikan koi yang berkualitas untuk dipelihara sendiri maupun untuk keperluan kontes.

Para pecinta koi ini sebagian besar tidak punya keterampilan atau waktu untuk mengawinkan ikannya. Perkawinan dapat menjaga ikan tetap sehat.

Hal seperti ini dimanfaatkan oleh para pembudidaya dengan melakukan kerja sama dengan para pemilik ikan.

Para pemilik ikan diuntungkan karena ikannya dapat dikawinkan sedangkan pembudidaya senang karena dapat mendapatkan keturunan berkualitas.

Sebagai imbalan biasanya pemilik memberi izin kepada pembudidaya memilih satu atau dua ekor ikan hasil perkawinan.

Ciri-ciri Indukan Koi Yang Sehat

  • Umur ikan telah lebih dari 2 tahun.
  • Jenis ikan yang dipelihara sama atau mendekati, misalnya kohaku dengan kohaku.
  • Bentuk tubuh superb dan memiliki lekukan dari atas tampak seperti torpedo.
  • Gaya berenang ikan bisa tenang dan seimbang (tidak terlalu lambat atau terlalu cepat).
  • Ikan berwarna cemerlang dan kontras.
  • Ikan wajib sehat dan gerakannya gesit atau tidak banyak diam di dasar kolam.
  • Indukan jantan dan betina telah sama-sama matang untuk dikawinkan.

Indukan betina dan jantan sebaiknya dipelihara di kolam yang berbeda agar saat dikawinkan indukan tidak perlu mengalami pemberokan (puasa untuk dikawinkan) lagi. Umumnya pemeliharaan kolam indukan sama dengan pemeliharaan kolam pembesaran.

Membuat Kolam Untuk Ikan Kawin

Kolam merupakan faktor utama untuk kesuksesan seseorang dalam melakukan budidaya ikan apapun.

Bentuk kolam dan terbuat dari apapun kolam tersebut baik kolam tanah, kolam terpal, ataupun kolam beton lagi harus diperhatikan.

Ada lagi yang melakukan budidaya ikan koi dalam aquarium karena ikan koi bisa gampang untuk dirawat.

Menurut pembudidaya ikan koi, kolam terpal kurang baik untuk tempat tinggal ikan koi. Idealnya kolam pemijahan memiliki ukuran 3×6 meter yang kedalamannya 60 cm sedangkan ketinggian airnya 40 cm.

Untuk hasil maksimal, Anda sebaiknya pakai kolam plesteran. Kolam harus mendapatkan sinar matahari yang bisa dan memiliki saluran air yang keluar masuk sehingga sirkulasi air selalu terjaga.

Pada saluran air, sebaiknya dipasang saringan yang halus supaya anakan ikan koi tidak ikut hanyut bersama air yang keluar serta dapat mengurangi hama yang ada di sekitarnya.

Kolam yang telah dibuat sebaiknya dibiarkan terlebih dahulu selama beberapa hari hingga benar-benar kering.

Untuk menghindari bahan kimia yang ada pada semen yang ada di kolam tersebut. Setelah kering baru Anda dapat memasukkan air.

Air lagi harus diendapkan selama kurang lebih 24 jam barulah setelah itu Anda dapat memasukkan indukan ikan koi

Anda harus sediakan kakaban untuk tempat menaruh telur ikan koi. Lalu bagaimana cara membuat kakaban? Caranya gampang saja.

Berikut ini adalah cara-cara membuat kakaban untuk budidaya ikan koi:

  • Siapkan ijuk, bilah bambu dan paku dengan panjang 120 cm dan lebar 40 cm.
  • Tata ijuk serapi mungkin lalu jepit dengan bambu dan paku. Jumlah ijuk dapat disesuaikan dengan besarnya induk betina.
  • Sebagai catatan untuk induk betina yang beratnya 1 kg, pemberian ijuk baiknya 4-6 buah. Ijuk ini dapat dipasang setelah kolam diisi air.
  • Selain ijuk, untuk tempat meletakkan telur dapat dengan Hydrilla. Selanjutnya Anda dapat menyediakan tempat untuk ikan koi anakan.
  • Tempat yang banyak dibutuhkan untuk membedakan anakan ikan koi sampai ikan yang berumur Three bulanan atau sampai panjangnya 15 cm.
  • Untuk membuat kolam, pemeliharaan dapat disesuaikan dengan kondisi lahan. Umumnya untuk menampung anakan ikan koi 250 hingga 300 ekor dibutuhkan kolam dengan ukuran 3×Four dan kedalaman kolam 40 cm.

Perhatikan Tahap Pemijahan

Tahap pemijahan menentukan keberhasilan atau kegagalan dalam budidaya ikan koi. Tahap ini harus benar-benar maksimal dalam pengurusannya atau pemeliharaannya.

Untuk meminimalisasi kegagalan dalam proses pemijahan, Anda sebaiknya menyediakan pejantan lebih dari satu karena mungkin salah satu pejantan sedang tidak sehat. Sediakan indukan jantan Three hingga 5 ekor.

Setelah semuanya siap, masukkan induk betina ke kolam pemijahan terlebih dahulu sekitar jam Four sore, biarkan ikan tersebut beradaptasi dengan kolam pemijahan.

Setelah 3-5 jam, barulah masukkan induk jantan, biasanya pemijahan akan berlangsung pada tengah malam.

Indukan betina akan berenang mengelilingi kolam sedangkan yang jantan akan mengikuti di belakang dan sesekali menempelkan badannya pada betina.

Berikut ini adalah cara budidaya ikan koin yang harus diperhatikan dalam tahap pemijahan.

Pada proses utama, betina akan mengeluarkan telur diikuti dengan pejantan mengeluarkan sperma. Biasanya telur yang telah dibuahi menempel pada kakaban atau tanaman air dan perkawinan selesai pada pagi hari.

Secepat mungkin pisahkan induk dari kolam pemijahan agar telur-telur selamat dari kemungkinan dimangsa oleh induknya sendiri.

Untuk proses penetasan larva dibutuhkan ketelitian yang akurat terhadap suhu air, jika suhu air terlalu dingin, larva akan lama untuk menetas dan telur akan membusuk jika suhu air terlalu panas.

Untuk menetaskan telur-telur yang telah terbuahi, suhu air sekitar 27-30 derajat celcius. Kakaban harus terendam air agar telur dapat menetas dengan baik.

Telur akan menetas kurang lebih selama 48 jam dan jangan langsung memberi makanan pada tahap ini karena larva yang baru menetas masih memiliki cadangan makanan untuk bertahan 3-5 hari.

Setelah 5 hari persediaan makanan habis, berikan pakan hidup seperti kutu air yang telah disaring.

Pakan hidup ini lebih baik ketimbang pakan kuning telur yang direbus karena air akan lebih terjaga kebersihannya sedangkan jika kuning telur maka air kolam akan berbau amis dan kotor.

Selain itu, pakan hidup lebih dibutuhkan oleh ikan koi. Pemberian kutu air ini dapat diganti dengan cacing sutera ketika ikan koi panjangnya telah 1,5 cm.

Sedangkan pemberian cacing sutra tidak diberikan lagi ketika ikan telah berumur Tiga minggu.

Menjaga Kualitas Air

Jagalah selalu kualitas air kolam agar ikan koi yang Anda pelihara sehat. Perhatikan lagi suhu dan tingkat kekeruhan air.

Jangan sampai air ikan koi menjadi keruh karena ikan koi menjadi tidak nyaman. Walau telah pakai sistem filter pada kolam ikan koi, terkadang air kolam dapat menjadi keruh karena kotoran yang dikeluarkan oleh ikan-ikan yang ada di kolam.

Mengganti Air Seminggu Sekali

Sebaiknya Anda mengganti sekitar 10% air kolam dalam waktu seminggu sekali. Jangan pernah ganti keseluruhan air karena ikan membutuhkan waktu untuk adaptasi.

Adaptasi dengan pergantian air dapat membuat ikan stress sehingga lebih baik jangan menguras air kolam seutuhnya.

Kondisi air lagi dapat memengaruhi warna koi hingga 20%. Ingatlah bahwa warna ikan memengaruhi kualitas dan harga pasaran ikan tersebut.

Pembatasan Jumlah Ikan Dalam Kolam

Ikan koi membutuhkan ruang gerak yang bisa lega agar tumbuh besar dengan secepatnya. Jumlah ikan yang tidak sesuai dengan kapasitas kolam (ikan terlalu banyak) dapat menghambat pertumbuhan ikan koi. kalian harus memperhatikan jumlah ikan yang Anda miliki dengan besaran kolam yang ada.

Seperti beberapa jenis ikan hias air tawar lainnya, ikan koi lagi membutuhkan kualitas air yang baik. kalian harus mempersiapkan air jernih yang bebas dari kontaminasi apapun termasuk zat-zat kimia.

Bagi kamu yang baru selesai membuat kolam dengan pakai semen, kamu tidak boleh langsung memasukkan koi ke dalam kolam tersebut.

Perhatikan Kadar Keasaman Kolam Air

Kolam semen baru biasanya masih meninggalkan bau semen yang kemungkinan tidak dapat diterima oleh ikan koi, ikan mungkin akan membuat ikan koi mabuk.

Untuk menghilangkan bau semen dengan cepat biasanya para peternak koi pakai pelepah pisang. Anda lagi harus menjaga kadar keasaman air kolam pada stage 6,5 hingga 8,5 agar ikan koi selalu sehat.

Jadi, budidaya ikan koi dapat dilakukan oleh siapa saja. Hanya pekerjaan memang membutuhkan keterampilan dan ketekunan agar sukses.

Bagaimanapun, budidaya ikan koi dapat menjadi bisnis yang bagus di masa depan mengingat prospek dan harga jualnya yang lumayan. Jadi, Anda mungkin dapat segera menjalankan cara-cara budidaya ikan koi di atas.

Penutup

Nah, demikian tadi merupakan penjelasan tentang jenis-jenis ikan koi beserta tips budidaya. Semoga dengan penjelasan yang singkat ini bisa menambah informasi kepada teman-teman sekalian.

Sampai jumpa pada pembahasan berikutnya, sekian terimakasih.

Jenis Ikan Cupang

akbar fattah
4 min read

Jenis Ikan Aquascape

akbar fattah
7 min read

Jenis Ikan Lele

akbar fattah
5 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.